My Ideas About Now
History Of Lifetime Achievement

Shibata Katsuie

Shibata KatsuieA. Sejarah
Shibata Katsuie (1522–14 juni 1583) atau biasa dipanggil Gonroku, seorang komandan perang di jaman Sengoku yang mengabdi kepada Oda Nobunaga. Katsuie dilahirkan di keluarga Shibata, keluarga Shibata adalah cabang dari klan Shiba. Katsuie awal mulanya mengabdi kepada Oda Nobukatsu (Oda Nobuyuki), adik laki-laki dari Oda Nobunaga. Di tahun 1556, Katsuie melakukan pemberontakan kepada Oda Nobunaga, tetapi setelah kekalahan di pertempuran Ino KAtsuie mundur dari pertempuran dan berubah pikiran untuk mengabdi kepada Oda Nobunaga, hal ini menyebabkan  dia diampuni tetapi kakak Katsuie tetap di eksekusi. Dia akhirnya diampuni dan mengabdi di bawah klan Nobunaga dan pernah menikah dengan Oichi. Di tahun 1564, Oichi yang telah menikah dengan Azai Nagamasa akhirnya dikembalikan oleh Azai Nagamasa saat kekalahan dia di istana Odani, dia dan anaknya melakukan seppuku dan mengembalikan ketiga anak perempuan nya ke Oda Nobunaga. Katsuie saat itu tidak di Anegawa, tetapi dia berjaga di istana Chokoji oleh 4000 pasukan Rokkakku. Dia berhasil memenangkan pertempuran tersebut dan menyebabkan 400 pasukan Rokkakku mundur, dia akhirnya mendapatkan gelar Oni Shibata.

Di tahun 1575, Katsuie telah menguasai Echizen dan mendapatkan istana Kitanosho (Hokujo) dan memimpin pasukan untuk menaklukkan Hokuriku. Setelah menguasai daerah Kaga dan Noto, dia segera melakukan perjalanan untuk menaklukkan provinsi Etchu di tahun 1581. Di tahun 1582 Nobunaga terbunuh di kuil Honnonji tetapi Katsuie tertahan di Matsukura dan melawan pasukan Uesugi, tetapi dia berhasil kembali untuk menyelamatkan Nobunaga dan sayangnya dia tidak berhasil. Dalam pertemuan di Kiyosu untuk menentukan penerus Nobunaga, dia mendukung Oda Nobuaka dan Takigawa Kazumasa untuk bertempur melawan Hideyoshi. Akan tetapi dia tidak sempat membantu kedua temannya karena dia harus bertempur dengan pasukan Uesugi dan badai salju yang menerpa daerahnya. Pasukannya dibawah kepemimpinan Sakuma Morimasa yang bertahan di Nakagawa Kiyohide di Shizugatake diperintahkan untuk melancarkan serangan, tetapi perintah tersebut diabaikan dan dia dikalahkan oleh pasukan Hideyoshi yang menyebabkan Katsuie harus mundur ke istana Kitanosho. Dia akhirnya menyerah dan melakukan seppuku dan membakar istana nya. Dia memerintahkan Oichi membawa serta adik perempuannya untuk meninggalkan mereka. Puisi sebelum kematiannya adalah :

“Natsu no yo no
yumeji hakanaki
ato no na wo
kumoi ni ageyo
yamahototogisu”

“Fleeting dream paths,
in the autumn night!
O bird of the mountain,
carry my name beyond the clouds.”

No Responses to “Shibata Katsuie”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: