My Ideas About Now
History Of Lifetime Achievement

Aug
16

Takeda ShingenA. Sejarah
Takeda Shingen (1 Desember 1521 – 13 Mei 1573 ) adalah seorang daimyo dari Provinsi Kai Shinano yang mempunyai kekuatan militer yang kuat dan berusaha menguasai jepang di akhir masa Sengoku. Takeda Shingen mempunyai nama kecil Takeda Taro (Katsuchiyo) tetapi setelah itu dia diberi nama Takeda Harunobu yang diberikan oleh Ashikaga Yoshiharu ( Shogun Ashikaga generasi ke-12 ). Di tahun 1559 dia merubah namanya menjadi Takeda Shingen (dia merubahnya tas keinginan sendiri) Arti kata Shingen diambil dari tulisan China, Shin berarti “Percaya” dan Gen berarti “hitam” yang punya arti kepintaran dan kebenaran dalam ajaran Budha. Shingen sering dipanggil dengan panggilan “Tiger of Kai” karena kemampuan beladiri dan kekuatannya di medan pertempuran.Rival Takeda Shingen, Uesugi Kenshin yang juga dipanggil “Dragon of Echigo” atau juga “Tiger of Echigo” dan dalam mitologi china naga dan macan adalah rival abadi, tetapi seringnya berakhir seri. Takeda adalah anak pertama dari Takeda Nobutora, pemimpin dari klan Takeda dan Daimyo provinsi Kai. Dia sering menemani ayahnya untuk menuju medan perang, dan dia juga berhasil menjadi salah satu orang yg dihormati di klan nya dalam umur yang masih muda. Pada saat upacara kedewasaan dia akhirnya memberontak melawan Ayahnya, dia berhasil pada umur 21 untuk menguasai klan. Sebenarnya ayah Takeda Shingen menginginkan anak kedua yang menggantikannya (Takeda Nobushige) tetapi akhirnya ayahnya dipaksa mengundurkan diri oleh Takeda Shingen dan diasingkan ke Provinsi Suruga dan dibawah pengawasan Klan Imagawa. Ketika Takeda Shingen berumur 49 tahun, dia hanyalah satu-satunya Daimyo yang sanggup melawan kekuatan militer pasukan Oda Nobunaga, dia melawan pasukan Tokugawa Ieyashu di tahun 1572 dan berhasil menangkap Futamata dan melanjutkan perjalanan dan bertempur di perang Mikatagahara. Dia berhasil menang melawan pasukan Nobunaga walaupun ini hanyalah kemenangan yang kecil. Setelah itu dia dan rombongannya melanjutkan lagi menuju Provinsi Mikawa, tetapi sayangnya Takeda Shingen meninggal karena sakit yang di deritanya di kamp tersebut dan dikuburkan di daerah Erin-ji di Koshu provinsi Yamanishi.

Advertisements
Aug
02

InahimeA. Sejarah
Komatsuhime (1573 – 27 maret 1620) adalah seorang wanita jepang dari kalangan bangsawan yang hidup di akhir jaman Azuchi Momoyama dan awal jaman Edo. Dia adalah saudara wanita dari Honda Tadakatsu yang diangkat anak oleh Tokugawa Ieyashu sebelum menikahi Sanada Nobuyuki. Dia merupakan wanita yang cantik dan elegan serta cerdas. Komatsuhime pada masa anak-anak dipanggil dengan panggilan Inahime dan Onei. Setelah kemenangan dari klan Sanada di pertempuran Ueda, dia dan ayahnya ditangkap. Tokugawa Ieyashu mengatur pernikahan antara Inahime dengan Sanada Nobuyuki. Di tahun 1600 ketika Nobuyuki memutuskan untuk mendukung Tokugawa Ieyashu sedangkan ayah dan saudaranya ingin melawan Tokugawa. Masayuki dan Yukimura Sanada ketika dalam perjalanan ke istana Ueda, berhenti di istana Numata tempat Inahime berada dan mengirimkan pesan menanyakan ingin bertemu dengan cucu nya, disana Inahime merespon dengan bersiap menggunakan baju perang dan berkata ” Karena ada nya konflik ini kita harus terpisah walaupun anda adalah Mertua saya tetapi saya tidak mengizinkan anda masuk ke istana ini” akhirnya Masayuki dan Yukimura mundur ke kuil Shokakuji dan mereka kaget karena ternyata Inahime dan anaknya sudah ada disana terlebih dahulu untuk menghormati permintaan mertuanya. Setelah kekalahan Masayuki dan Yukimura dan membuat mereka diasingkan, Inahime lah yang mengirim makanan dan pakaian kepada mereka karena Inahime merasa bahwa mereka masih merupakan Ayah mertua dan Adik ipar yg masih harus dihormati. Komatsuhime adalah seorang istri ydan ibu yang baik (Ryosai Kenbo), dia meninggal di Konosu, provinsi Musashi pada umur 47 tahun. Ketika dalam perjalanan ke sumber air panas Kusatsu, Nobuyuki mengatakan bahwa “Cahaya dalam rumahku tela menghilang” (kata yang diperuntukkan istrinya yang telah meninggal dunia).

Jul
29

Saika MagoichiA. Sejarah
Saika Magoichi yang juga dipanggil dengan nama Saiga Magoichi, adalah nama yang diberikan kepada pemimpin dari Saiga Ikki yang lahir di tahun 1535. Suzuki Sadayu dan Suzuki Shigehide adalah beberapa orang yang mempunyai gelar ini. Suzuki Shigehide mungkin yang pantas diberi nama Saika Magoichi dibandingkan dua orang lainnya karena dia yang mendukung pemberontakan Ikko melawan Oda Nobunaga. Di dalam games Onimusha 2, digambarkan sebagai seorang musketeer yang berusaha melindungi desa Saiga dari pasukan Nobunaga karena dia mempunyai hutang budi pada seorang wanita di desa tersebut. Dalam Samurai warrior 2 dan seterusnya dia dimunculkan sebagai karakter yang bisa dimainkan. Diamenikahi Lady Saika pada tahun 1534-1579, dia meninggal dalam sebuah pertempuran tapi ini susah dibuktikan karena sedikit informasi mengenai Saika Magoichi.

Jul
29

OkuniA. Sejarah
Okuni (Izumo no Okuni) adalah pendiri dari teater kabuki. Banyak yang mempercayai bahwa okuni adalah seorang miko dari kuil di Izumo. Okuni besar di kuil Izumo dimana ayahnya bekerja sebagai pandai besi yang dibantu oleh beberapa anggota keluarganya. Pada akhirnya Okuni bergabung sebagai miko di kuil Izumo, dia dikenal karena keahliannya menari dan berakting. Dia diutus untuk pergi ke Kyoto untuk menampilkan tarian dan nyanyian sakral. Selama penampilannya di Kyoto dia menjadi terkenal karena tarian hasil karyanya (Tarian Nembutsu) diciptakan sebagai penghormatan kepada Budha. Semenjak itu setiap kali Okuni mengadakan pertunjukan selalu dipenuhi oleh penonton sampai suatu ketika dia dipanggil untuk menjadi bikuni lagi dan dia menolaknya, tetapi dia tetap mengirimkan uang ke kuil tersebut. Sekitar tahun 1603, Okuni mendirikan sebuah teater di Shijogawara, dia mengumpulkan orang miskin dan tidak punya tempat tinggal untuk dilatih berakting,menari, dan bernyanyi dan kelompok seni Okuni dikenal dengan sebutan Kabuki. Awalnya pertunjukan kabuki hanyalah sebuah tarian dan bernyanyi tanpa plot yang jelas, beberapa tahun kemudian dilakukan perombakan menjadikan Kabuki memiliki cerita dan memakai kostum yang menarik. dia sering memerankan peran sebagai pria, diantaranya sebagai seorang samurai dan pendeta kristen.  Kemudian dengan bantuan Ujisato Sanzaburo yang mendkung Okuni secara materi dan seni, Kabuki berubah menjadi drama. Dan beredar kabar bahwa Sanzaburo merupakan pasangan Okuni. Setelah kematian Sanzaburo, Okuni tetap melanjutkan kegiatan sebagai penampila Kabuki dan namanya terkenal diseluruh jepang. Padatahun 1610 Okuni pensiun dan banyak bermunculan pertunjukan yang meniru Kabuki, Okuni dikatakan meninggal pada tahun 1613 dan ada juga yang mengatakan dia meninggal tahun 1658. Patung untuk menghormati jasa Okuni dibangun di jalan Kawabata di utara Shijo Ohashi dekat dengan sungai Kamo di Kyoto.

Jul
24

NinjatoNinjato
Ninjato dikenal juga dengan nama ninjaken atau shinobi gatana, nama pedang yang dipakai oleh seorang shinobi/ninja dan juga hal ini berdasarkan buku sejarah jepang yg dibuat oleh Masaaki Hatsumi, ketua dari aliran Bujinkan. Pedang ninja ini mempunyai banyak bentuk dan ukuran, biasanya panjang pedang ninja lebih pendek dari daito katana yang sering dipakai oleh samurai jaman feodal. Biasanya pedang ninja ini dibuat dari bekas pedang samurai yang mati di pertempuran dengan cara memotongnya dan disesuaikan dengan panjang pedang ninja pada umumnya. biasanya pedang ninja memakai sarung pedang katana, hal ini dimaksudkan untuk menipu lawan agar salah mengambil langkah. Karena biasanya kecepatan menebas ditentukan oleh panjang pedang, semakin kecil akan semakin cepat dan biasanya sarung pedang itu juga diberi isi alat2 ninja lainnya.

NihontoNihonto
Pedang jepang, atau Nihonto adalah salah satu senjata tradisional dari jepang. Ada beberapa jenis dan ukuran pedang ini tergantung dari kegunaannya. Yang sering dipakai dan diketahui adalah katana yang mirip dengan Tachi, ada juga Wakizashi (pedang pendek), Tsurugi (pedang dua sisi), Otachi atau Nodachi (pedang panjang satu sisi). Dan ada juga senjata seperti tombak yang bernama Naginata dan Yari, yang dilihat dari cara membuatnya bisa dikatakan masuk dalam keluarga pedang Nihonto. banyak macam dan jenis pedang yang sampai sekarang masih banyak pembuat pedang di jepang. Pedang jepang pada umumnya dipakai dan digunakan sebagai alat untuk mengukur status seseorang. Sampai sekarang para pembuat pedang masih juga membuat pedang dengan bermacam jenis dan kadang mengambil bentuk pedang yang telah dibuat oleh pembuat pedang jepang legendaris seperti Masamune, Bizen Kanemitsu, dll. Pedang jepang bahkan terkenal sampai mancanegara karena keindahan dan juga kehalusan serta seni yg terkandung di dalamnya. Banyak kolektor yang memburu pedang jepang untuk dinikmati keindahannya.

Jul
23

Masamune telah melatih beberapa pembuat pedang yang akhirnya menjadi terkenal, dia melatih 15 murid tetapi yang menjadi terkenal ada 10 orang dengan panggilan Juttetsu (10 murid terkenal atau 10 murid Masamune)

1. Chogi
(Bishu Osafune Ju Chogi Saku) atau (Bizen Kuni Osafune Ju Chogi), walaupun bukan murid langsung dari Masamune berdasarkan tanggal dia menjadi pembuat pedang, pekerjaan yang dibuatnya dipengaruhi oleh gaya dari Masamune dan tradisi dari Soshu.

2. Kanemitsu
(Bizen Kuni Osafune Ju Kanemitsu) atau (Bishu Osafune ju Kanemitsu) atau (Bizen no Kuni Osafune ju Saemonjo Fujiwara Kanemitsu) dikenal karena menghasilkan sejumlah pedang yang dikenal sangat tajam. Kanemitsu membuat beberapa pedang yang dipakai oleh beberapa jendral besar. Murid langsung Masamune, tetapi gaya dia lebih dipengaruhi oleh tradisi dari Soshu dan Gaya Soden Bizen.

3. Shizu Saburo Kaneuji
(Kaneuji) hidup di provinsi Yamato sebelum pergi ke Mino untuk belajar kepada Masamune, gaya membuat pedangnya mirip dengan gaya Masamune dan untuk sejarahnya dapat di temukan di Mishina.

4. Kinju
Kinju bersama Kaneuji adalah pendiri Gaya Mino, dia adalah seorang pendeta di Seisen-ji Tsuruga, dia yang memberikan gaya pedang Echizen seperti dengan Kuniyukidan menciptakan gaya baru bernama Gaya Seki

5. Kunishige
Hasebe Kunishige pendiri dari sekolah Hasebe yang membuat pedang dengan gaya dari Soshu dan Yamashiro. Pedang buatannya disamakan dengan ciptaan Akihiro dan Hiromitsu. Dia membuat pedang Heshikiri Hasebe Image yang ada di Kyoho Meibutsu Cho, dimiliki oleh Toyotomi Hideyoshi dan kemudian Oda Nobunaga

6. Kunitsugu
Rai Minamoto Kunitsugu dipanggil juga Kamakura Rai dia merupakan cucu dari Rai Kuniyuki. Pengaruh dari gaya Soshu dan Yamashiro sangat terlihat dalam hasil kerjanya.

7. Saemonzaburo
Sa atau Chikushu Sa atau Chikuzen no Kuni ju Sa, banyak yg menyakini dia bernama Yasuyoshi dia menciptakan gaya Chikuzen yang dipengaruhi oleh gaya Soshu dan Yamashiro.

8. Saeki Norishige
Norishige Saeki adalah salah satu murid Masamune yang terbaik, dia disamakan dengan Juttetsu. dia sangat dipengaruhi gaya Etchu dan salah satu pembuat pedang yang menguasai gaya Matsukawa-hada yang membuat hasil pedangnya unik.

9. Go Yoshihiro
Go Yoshihiro, hasil dari kerjanya sangat sedikit karena dia meninggal sangat muda pada umur 27 tahun. Dia dianggap sebagai salah satu murid terbaik diantara murid Masamune walaupun hasil karyanya belum pernah ditemukan sampai saat ini.

10. Naotsuna
Sekishu Izuwa Naotsuna Saku atau Naotsuna Saku, banyak yang berpendapat dia seorang murid dari Saemonzaburo. Pekerjaan dan gaya membuat pedang dipengaruhi oleh gaya Soshu walaupun dia tidak dilatih langsung oleh Masamune, dia juga mengambil gaya dari Soden Bizen dan gaya provinsi Iwami.

Murid lain nya:
* Fuji
* Hiroki
* Tomishi
* Hiromitsu
* Sadamune
* Akihiro
(Soshu Ju Akihiro atau Sagami Kuni Junin Akihiro)

Jul
20

Masamune OkazakiA. Sejarah
Masamune Okazaki juga sering dipanggil dengan nama Goro Nyudo Masamune (pendeta Goro Masamune), merupakan pembuat pedang legendaris dari jepang. Tidak diketahui tanggal dan tahun berapa Masamune hidup, tetapi banyak yg percaya dia hidup di akhir abad 13 dan awal abad ke 14, 1288 – 1328. Dia membuat pedang yang dikenal dengan nama tachi dan pisau dengan sebutan tanto di tradisi Soshu. Dia dipercaya bekerja di daerah provinsi Sagami. Masamune dipercaya bekerja di provinsi Sagami pada akhir era Kamakura ( 1288-1328 ) dan dia juga dilatih oleh orang dari provinsi Bizen and Yamashiro seperti juga Kunitsuna and Kunimitsu. Gaya membuat pedang Masamune terkenal akan keindahan dan kualitasnya. Masamune belajar membuat pedang dibawah bimbingan Shintogo Kunimitsu dan dia membuat gaya sendiri dengan menggabungkan kedua aliran pembuat pedang yang dia pelajari dan menyempurnakan nya. Pedang buatannya yg terkenal adalah Honjo Masamune yang merupakan pedang yang diwariskan turun-temurun kepada tiap-tiap shogun. Pedang buatan Masamune sering di bandingkan dengan pedang buatan Muramasa. Letak perbedaan pembuatan pedang mereka sering dikatakan bahwa pedang buatan Masamune mempunyai aura yang lembut dan kalem sedangkan pedang buatan Muramasa dianggap sangat haus akan darah. Sebenarnya jaman kedua pembuat pedang sangat berbeda sehingga untuk dibandingkan sangat lah sulit, legenda yang beredar sangat tidak dapat dipercaya karena hasil dari pedang yang di buat kedua orang ini mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dan kedua pembuat pedang ini sangat di kagumi di masa mereka hidup.

Jul
19

A. Sejarah
Sengo Muramasa adalah seorang pembuat pedang yang terkenal yang mendirikan tempat latihan untuk membuat pedang dengan namanya sendiri. Dia hidup di periode Muromachi abad ke 16 di jepang. Muramasa merupakan ahli pedang yang terbaik tetapi dia memiliki hati yang jahat dan tidak mampu mengontrol amarahnya dengan baik, yang juga ditutunkan kepada pedang-pedangnya. Banyak yg mengatakan bahwa pedang buatan Muramasa menyebabkan pemakainya melakukan pembunuhna ataupun melakukan bunuh diri karena pedang tersebut haus akan darah. Sekolah membuat pedang di provinsi Ise terkenal akan ketajaman pedang buatannya. Diketahui pekerjaan awal membuat pedang terjadi pada tahun 1501. Banyak yg percaya bahwa Muramasa merupakan murid dari Heianjo Nagayoshi seorang pembuat pedang dari Kyoto yang memfokuskan diri pada pembuatan tombak. Pedang buatan Muramasa sangat berlawanan dengan pedang buatan Masamune, Ada legenda yang mengatakan ketika ada dua pedang buatan Masamune dan Muramasa di tancapkan di sebuah sungai dengan banyak bunga lotus. Ketika bunga lotus itu melewati pedang buatan Masamune tidak terlihat terbelah atau bahkan rusak, tetapi ketika bunga lotus melewati pedang buatan Muramasa bunga tersebut terbelah jadi dua. Dan juga beredar legenda bila pedang Muramasa dicabut harus memnum darah agar bisa dikembalikan ke sarung pedangnya. Bila tidak akan mengambil nyawa peiliknya. Karena hal inilah pedang buatan Muramasa dianggap pedang setan.

Jul
19

Shibata KatsuieA. Sejarah
Shibata Katsuie (1522–14 juni 1583) atau biasa dipanggil Gonroku, seorang komandan perang di jaman Sengoku yang mengabdi kepada Oda Nobunaga. Katsuie dilahirkan di keluarga Shibata, keluarga Shibata adalah cabang dari klan Shiba. Katsuie awal mulanya mengabdi kepada Oda Nobukatsu (Oda Nobuyuki), adik laki-laki dari Oda Nobunaga. Di tahun 1556, Katsuie melakukan pemberontakan kepada Oda Nobunaga, tetapi setelah kekalahan di pertempuran Ino KAtsuie mundur dari pertempuran dan berubah pikiran untuk mengabdi kepada Oda Nobunaga, hal ini menyebabkan  dia diampuni tetapi kakak Katsuie tetap di eksekusi. Dia akhirnya diampuni dan mengabdi di bawah klan Nobunaga dan pernah menikah dengan Oichi. Di tahun 1564, Oichi yang telah menikah dengan Azai Nagamasa akhirnya dikembalikan oleh Azai Nagamasa saat kekalahan dia di istana Odani, dia dan anaknya melakukan seppuku dan mengembalikan ketiga anak perempuan nya ke Oda Nobunaga. Katsuie saat itu tidak di Anegawa, tetapi dia berjaga di istana Chokoji oleh 4000 pasukan Rokkakku. Dia berhasil memenangkan pertempuran tersebut dan menyebabkan 400 pasukan Rokkakku mundur, dia akhirnya mendapatkan gelar Oni Shibata. Read the rest of this entry »

Jul
18

NouhimeA. Sejarah
Nohime mempunyai nama lain yaitu Kicho atau Lady Noh, istri dari Oda Nobunaga, seorang Daimyo di masa Sengoku. Nama sebenarnya adalah Kicho, tetapi karena dia berasal dari provinsi Mino dia sering dipanggil Nouhime. Dia dikenal karena kecantikan dan juga kepintarannya sebanding dengan Nene. Ayah nouhime adalah Daimyo bernama Saito Dosan dan Ibunya bernama Omi no Kata. Nouhime sangat sedikit muncul dalam sejarah dan tidak diketahui juga tanggal lahir dan juga meninggalnya. Tetapi dikatakan bahwa dia dilahirkan antara tahun 1533 – 1535. Banyak legenda mengatakan bahwa Nouhime adalah seorang mata-mata, atau juga pembunuh untuk ayahnya. Nouhime sendiri ahli dalam menggunakan senjata dan beladiri. Tidak mengherankan pada masa itu seorang istri hanya sebagai kedok dari keluarganya untuk membunuh suaminya. Ada cerita yang sangat populer bahwa Nobunaga pernah menjebak ayah Nouhime dengan memberikan berita palsu. Akhirnya ayahnya mengeksekusi kedua orang yg dianggap bersekongkol dengan Nobunaga. Read the rest of this entry »